Universitas Muhamadiyah Makassar

Evaluasi dan Ujian Semester

Evaluasi dan Ujian Semester
Evaluasi dan ujian semester dilaksanakan dengan ketentuan:

  1. Sistem Monitoring bertujuan untuk mengetahui kelancaran proses perkuliahaan yang dilakukan selama perkuliahaan berjalan oleh program studi, WD I, WR I dan atau P4M, UPM, dan GKM;
  2. Sistem evaluasi bertujuan untuk mengetahui keberhasilan proses belajar mengajar serta memperoleh umpan balik bagi mahasiswa, dosen, dan ketua program studi, WD I, WR I dan atau P4M, UPM, dan GKM;
  3. Ujian semester merupakan salah satu alat evaluasi kemampuan menguasai materi mata kuliah dan menyelesaikan suatu persoalan atau lebih, yang dilakukan dalam jangka waktu terbatas sesuai dengan peraturan yang berlaku;
  4. Sistem evaluasi terhadap keberhasilan penyelenggaraan proses belajar mengajar meliputi kegiatan kuliah, praktikum (laboratorium, studi lapangan, klinik), penelitian dan tugas akademik lainnya;
  5. Untuk mengungkapkan kemampuan ilmiah dan pendalaman materi, guna mencapai hasil evaluasi yang lebih objektif, maka kepada mahasiswa dapat dibebankan tugas-tugas khusus seperti tugas rumah, seminar kelompok, membuat koleksi, laporan studi kasus, laporan studi pustaka, penerjemahan jurnal, buku, atau bentuk Iainnya;
  6. Ujian dapat dikelompokkan atas: ujian semester, ujian skripsi atau komprehensif;
  7. Ujian Semester seperti dimaksud yaitu Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS);
  8. UTS dilaksanakan pada pertengahan semester secara terjadwal sesuai derigan kalender akademik Universitas;
  9. UAS dilaksanakan pada akhir semester secara terjadwal sesual dengan kalender akademik;
  10. UAS dilaksanakan serentak sesuai jadwal yang ditentukan. Dalam hal tertentu UTS dan UAS di luar jadwal yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud pada poin (9) dapat diadakan atas izin dekan;
  11. Bagi mahasiswa yang telah memenuhi syarat untuk UTS, dan UAS namun tidak dapat mengikutinya dengan alasan tertentu yang didukung oleh keterangan resmi dan dapat diterima oleh dekan, dapat mengikuti ujian susulan UTS dan UAS yang waktunya dapat diatur tersendiri tidak lebih dan 1 (satu) minggu setelah UTS atau UAS terjadwal berakhir, kecuali ada alasan yang dapat dipercaya;
  12. Pelaksanaan UTS dan UAS dalam bentuk tertulis, dan dalam hal tertentu dapat dilakukan dalam bentuk lisan, atau bentuk lain yang ditetapkan oleh fakultas;
  13. Dosen pengampu mata kuliah wajib menyerahkan naskah UAS paling lambat 1 pekan sebelum pelaksanaan UAS;
  14. Soal UTS dan UAS maupun ujian lainnya dapat berupa esai, pilihan ganda, dan atau bentuk lain yang ditentukan fakultas;
  15. Untuk mengikuti ujian, mahasiswa berkewajiban mengikuti dan melaksanakan aturan atau kaidah yang berlaku;
  16. Pada saat ujian berlangsung mahasiswa dilarang berlaku curang seperti kerjasama, menyontek atau membuka catatan dan tindakan lainnya;
  17. Pada saat ujian berlangsung, mahasiswa dilarang menganggu peserta ujian lainnya, atau berbuat sesuatu yang dapat menganggu ketentraman dan ketertiban ujian;
  18. Mahasiswa peserta ujian dilarang meminta bantuan pihak lain untuk membantu atau mengerjakan soal- soal balk langsung maupun tidak Iangsung seperti sistem joki atau sejenisnya.

Sistem Penilaian:

  1. Dalam penilaian ujian dapat menggunakan Norma Absolut yaitu Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau dengan norma relatif yakni Penilalan Acuan Normal (PAN) tergantung pada proses belajar mengajar, populasi mahasiswa dan jenis mata kuliah
  2. Norma PAP digunakan bila proses belajar menuntut penguasaan yang akurat dan matang untuk mencapai kemahiran dan pengembangan afektif, kognitif, dan psikomotorik;
  3. Norma PAN dapat dipakai berdasarkan pertimbangan masing-masing dosen pengampuh mata kuliah;
  4. Nilai Lengkap Akhir Semester suatu mata kuliah adalah penjumlahan secara proporsional dan komponen nilal Praktikum, UTS, UAS dan ujian atau tugas lainnya, yang diterbitkan oleh dosen penanggung jawab mata kuliah dengan membubuhkan tanda tangannya untuk diproses menjadi KHS;
  5. Pembobotan atau penjumlahan secara proporsional suatu nilai ditentukan oleh dosen penanggung jawab mata kuliah.
  6. Nilai akhir semester diterbitkan dalam KHS yang ditanda tangani oleh kaprodi atau yang diberikan wewenang;
  7. Mahasiswa atau pihak lain dilarang memodifikasi, mengubah nilai dosen maupun nilai dalam KHS;
  8. Mahasiswa yang ingin melakukan perbaikan nilai kepada dosen harus melalui persetujuan kaprodi;
  9. Mahasiswa yang tidak atau belum dapat menyelesaikan semua persyaratan tugas-tugas akademik termasuk ujian susulan UAS suatu mata kuliah dengan alasan yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang dapat diterima, maka untuk waktu 1 pekan setelah UAS dapat diberikan nilai Tunda oleh dosen pengampu mata kuliah bersangkutan;
  10. Nilai Tunda sebagaimana dimaksud pada poin (9) harus dilengkapi dalam batas waktu paling lambat 3 minggu semenjak pengumuman nilai UAS atau sejenisnya. Setelah lewat waktu yang ditentukan maka nilai Tunda tersebut dinyatakan 0 atau E;
  11. Setiap mahasiswa yang memperoleh nilai D dan atau E harus memprioritaskan untuk memperbaiki nilai tersebut dengan wajib mengulang dan mengikuti kegiatan kuliah, praktikum, tugas akademik lainnya secara utuh dan penuh serta mencantumkannya dalam KRS sesuai dengan ketentuan;
  12. Setiap mata kuliah yang diulang untuk perbaikan nilai, maka nilai yang dipakai untuk menghitung IP dan IPK serta penulisan dalam transkrip adalah nilai yang diperoleh terakhir;
  13. Setiap mahasiswa yang akan mengikuti ujian sarjana/ujian akhir diatur dengan ketentuan masing- masing fakultasl/jurusan/program studi dengan ketentuan mempunyai nilai D maksimum hanya 2 (dua) mata kuliah;
  14. Untuk mata kuliah yang benilai D Iebih dari dua buah, dapat dilakukan ujian khusus oleh dosen penanggung jawab mata kuliah yang bersangkutan atas izin Dekan, dengan batasan kelebihan perolehan nllai D dengan ujian khusus tersebut maksimum 2 buah, dengan syarat mata kuliah tersebut telah diperbaiki diulang sebelumnya dengan mengikuti perkuliahan yang dicantumkan dalam KRS;
  15. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian perbaikan nilai adalah mahasiswa yang memperoleh nilai C dan D;
  16. Ujian khusus seperti dimaksud pada poin (14), dapat pula dilakukan apabila mata kuliah tersebut diambil oleh mahasiswa pada 1 (satu) semester sebelum Ujian Akhir Skripsi;
  17. Ketentuan Penilaian Hasil Ujian Akhir Semester yang menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) mengacu pada penilaian berikut:

Nilai Akhir

Huruf

Keterangan

80 – 100

A

Sangat Baik

66 – 79

B

Baik

56 – 65

C

Cukup

46 – 55

D

Kurang

1  – 45

E

Sangat Kurang

Persyaratan Mengikuti Ujian

  1. Seorang mahasiswa berhak mengikuti UAS apabila telah mengikuti kuliah, praktikum untuk mata kuliah yang bersangkutan dengan syarat minimal 80% dan yang telah terlaksana oleh dosen;
  2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan;
  3. Sebelum mengikui ujian diwajibkan melunasi pembayaran;
  4. Mahasiswa diwajibkan membawa kartu ujian