Universitas Muhamadiyah Makassar

Sanksi Akademik

Ketentuan Sanksi Akademik Mahasiswa

  1. Mahasiswa dengan kehadiran perkuliahan kurang dari 80% tidak diperkenankan mengikuti ujian pada mata kuliah yang diprogramkan dalam Kartu Hasil Studi (KHS) dan diberi nilai E (Tidak Lulus).
  2. Mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan akademik selama 2 (dua) semester pada tahun pertama dan mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kurang dari 2,00 akan mendapat peringatan tertulis dari Ketua Prodi/Direktorat AKSI.
  3. Mahasiswa yang telah mengikuti kuliah selama 4 (empat) semester, tetapi jumlah SKS yang diperoleh belum mencapai 48 SKS dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kurang dari 2,00 dan tidak dapat memperbaiki nilainya, maka hilang haknya sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (drof out).
  4. Sanksi akademik lainnya dapat diberikan, dalam hal apabila mahasiswa melakukan kegiatan terlarang, baik yang diatur dalam tata tertib kehidupan kampus maupun dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.
  5. Sanksi diberikan kepada mahasiswa yang melakukan kegiatan/ tindakan seperti berikut:
    1. Memalsukan tanda tangan yang terkait dengan nilai mata kuliah, KRS atau KHS, KKN/ P2K/ KKP/ Magang/ PKL serta persetujuan legalisasi lainnya, diberikan sanksi berupa pembatalan nilai semua mata kuliah/tugas yang terkait pada semester berjalan dan diberikan skorsing 1 (satu) semester berikutnya dengan memperhitungkan masa skorsing sebagai lama masa studi.
    2. Berlaku curang dalam ujian, tidak disiplin, menerima atau memberi kesempatan terhadap teman untuk menyontek, menimbulkan keributan atau mengganggu pelaksanaan ujian, diberi sanksi sesuai dengan tingkat pelaggaran yang dilakukan sampai dengan pembatalan terhadap mata kuliah yang terkait dengan kejadian itu bagi mahasiswa yang bersangkutan.
    3. Memberikan sesuatu dalam bentuk apapun kepada dosen atau karyawan yang terkait dengan dan mempengaruhi nilai mahasiswa atau kewajiban akademik mahasiswa Iainnya, diberikan sanksi berupa pembatalan nilai untuk mata kuliah dosen yang bersangkutan.
    4. Apabila proposal, skripsi, dan tesis terbukti dikerjakan oleh pihak lain atau melakukan plagiat, diberi sanksi berupa pembatalan terhadap proposal, skripsi, dan tesis tersebut, ditambah skorsing satu semester berikutnya dengan memperhitungkan masa skorsing sebagai lama masa studi.
    5. Apabila di kemudian hari setelah mahasiswa diwisuda, ditemukan kecurangan terkait pemalsuan nilai dengan berbagai cara dan melakukan plagiat atau dibuatkan skripsi atau tesis, maka ijazah dan gelar kesarjanaan yang bersangkutan dinyatakan batal.
    6. Pemberian sanksi akademik ditetapkan dengan surat keputusan oleh pejabat yang berwenang, setelah menerima pertimbangan dari pihak terkait.